Widget HTML Atas

Simak Cara Mengajukan Permohonan Pengambilan Pelunasan Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler 1441 H/ 2020M

Keberangkata Calo Ibadah Haji Dibatalkan Berikut Cara Penarikan BIPIH-Dikuti dari Kemenag.go.id Keberangkatan Jemaah Janji 1441 HtH/d 2020 M. Pemerintah melalui Kementerian Agama telah mengeluarkan kebijakannya untuk membatalkan keberangkatan jemaah haji tahun 1441 M/ 2020 H. Kebijakan ini disampaikan oleh Menag Fachrul Razi pada 2 Juni 2020. 


Meskipun keberangkatan jemaah haji dibatalkan, bagi jamaah haji yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) dapat mengajukan permohonan pengambilan setoran pelunasan, menurut Muhajirin Yanis selaku Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri menjelaskan Keputusan Menteri Agana (KMA) No.494 tahun 2020 tentang pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji 1441 H/2020 M, bahwasanya mengatur bagi jamaah haji yang telah melunasi BPIH tahun ini, bisa mengajukan untuk pengembalian pelunasan setoran pelunasan Bipih. Meskipun setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji diambil oleh calon jemaah haji yang telah melunasinya, namun setatus sebagai calaon jemaah haji 1441M/2020 H tidak akan hilang.

Berikut prosedur permohonan pengambilan setoran pelunasan Bipih menurut Muhajir Yanis :


1. Calon jemaah haji mengajukan permohonan pengambilan setoran pelunasan Bipih secara tertulis kepada Kankemenag Kab/Kota tempat mendaftar haji. Dengan menyertakan beberapa dokumen sebagai berikut : 

✓ Bukti asli setoran lunas Bipih yang dikeluarkan oleh Bank PenerimaSetoran (BPS ) Bipih.

✓ fotokopi Buku tabungan yang masih aktif dan atas nama Calon jemaah haji serta memperlihatkan aslinya.

✓ fotokopi KTP serta memperlihatkan aslinya.

✓ Nomor telepon yang bisa dihubungi.

2. Selanjutnya permohonan jamaah akan diverifikasi dan divalidasi oleh Kepala Seksi membidangi urusan Penyekenggaraan Haji dan Umrah pada Kankemenag Kab/Kota. Jika dokumen telah dinyatakan lengkap dan sah, akan dilakukan input data pembatalan setoran pelunasan Bipih yang dilaksanakan oleh Kasi Haji pada aplikasi Siskohat.

Setelah semua tahapan diatas dilakukan maka tahapan selanjutnya sebagai berikut :

1) Kepala Kankemenag Kab/Kota mengajukan permohonan pembatalan setoran pelunasan Bipih secara tertulis dan dikirimkan secara elektronik kepada Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri dengan tembusan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi.

2) Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri menerima surat pengajuan permohonan pembatalan setoran pelunasan Bipih dan melakukan konfirmasi pembatalan setoran pelunasan Jemaah Haji pada aplikasi SISKOHAT.

3) Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri atas nama Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih secara tertulis kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) c.q. Badan Pelaksana BPKH.

4) BPS Bipih setelah menerima Surat Perintah Membayar (SPM) dari BPKH, segera melakukan transfer dana pengembalian setoran lunas Bipih ke rekening Jemaah Haji dan melakukan konfirmasi transfer pengembalian setoran pelunasan pada aplikasi SISKOHAT 

Tahapan tahapan proses penarikan ini akan berlangsung selama Sembilan hari dengan rincian sebagai berikut : dua hari ditingkat Kankemnag Kab/Kota. Tiga hari di Ditjen PHU, Dua hari di Badan Keuangan Haji (BPKH). Dua hari proses transfer dari Bank Penerima Setoran ke rekening Jemaah.

No comments for "Simak Cara Mengajukan Permohonan Pengambilan Pelunasan Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler 1441 H/ 2020M"