Widget HTML Atas

Penyebrangan Bawean Resmi Dilockdown pada tanggal 8 April 2020 Selama 14 Hari

Penyebrangan Bawean Resmi Ditutup Selsma 14 Hari :
Penyebaran COVID19 di Indonesia begitu cepat dan masif. Hal ini membuat beberapa daerah melakukan pencegahan dan memutus rantai penyebaran COVID19 bahkan tak segan segan beberapa melakukan lockdown. Langkah langkah yang diambil beberapa daerah tentunya sesuai dengan instruksi pemerintah pusat.




Penyebaran COVID 19 juga berdampak terhadap pulau kecil yang ada di kabupaten Gresik provensi Jawa Timur. Pulau kecil yang berjarak 80 mil dari daratan Gresik memiliki akses transportasi laut untuk melakukan aktifitas dan perputaran perekonomian di pulau Bawean. Bahkan tak jarang masyarakat Bawean banyak yang ada di perantauan.

Akibat dari penyebaran COVID 19 yang sedang mewabah di Indonesia khususnya di jawa timur. Memberikan dampak kepada pulau Bawean jalur penyebrangan menuju pulau Bawean akan diberhentikan sementara selama wabah COVID 19, hal ini dilakukan untuk memutus rantai dan mencegah penyebaran COVID19. Dalam pemberhentian penyebrangan kapal penyebrangan Gresik - Bawean yang bersifat sementara ini hanya dikhususkan untuk penyebrangan penumpang. Untuk pendistribusian bahan Sembako dari  dengan Gresik akan diangkut oleh KMP Gili Iyang dan tidak diperbolehkan membawa penumpang terkecuali bagi keadaan darurat namun syarat dan ketentuan bagi penumpang tetap berlaku. Sesuai Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Gresik No 552/189/143.56/2020 memutuskan bahwa Pulau Bawean Lockdown selama 14 hari terhitung dari tanggal 8 April 2020. Berikut Surat Edaran Pemerintah Kabupate Gresik:


Semoga informasi ini bermanfaat dan semoga pulau Bawean terhindar dari wabah COVID 19. Terus ikuti info terupdate dari Mapel aulaku.com