Widget HTML Atas

Mencegah penyebaran COVID19, UTBK Seleksi Masuk PTN Ditunda, namun tidak mempengaruhi Perkuliahan

UTBK seleksi masuk PTN ditunda :
Memasuki penerimaan pendaftaran mahasiswa baru di perguruan negri tinggi (PTN), bangsa ini dilanda bencana covid19 yang menyerang berbagai negara. Hal ini membuat aktivitas disebuah lembaga mengalami pengenduran karena pandemi ini penularannya begitu cepat. lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) terpaksa menunda pendaftaran dan pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) sebagai tahapan untuk mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negri (SBMPTN).



Sebelumnya jadwal pendaftaran UTBK tahap satu terjadwal kan pada 30 Maret hingga 11 April 2020. Sedangkan tes akan dilaksanakan 20-26 April 2020. Dan pendaftaran UTBK tahap ke dua terjadwalkan 14_16 April 2020. Dan tesnya digelar Mei 2020.

Langkah penundaan ini diambil berkaitan dengan mewabahnya dan penyebaran COVID19 yang begitu cepat dalam waktu singkat. Melalui SE No 09/SE.LTMPT/2020, Prof Moh Nasihketua LTMPT sekaligus rektor Universitas Airlangga (UNAIR) dimana dalam surat edaran tersebut memutuskan untuk mengundur waktu pendaftaran UTBK 2020

Penundaan ini tentunya tidak lepas dari situasi Nasional dengan mewabahnya covid19, penundaan ini diberlakukan untuk UTBK tahap satu dan dua, dan penundaan ini berlangsung sampai waktu yang belum ditentukan, karena kita harus melihat kondisi dan situasi terlebih dahulu, ungkap  Prof Moh Nasih

"Memperhatikan situasi nasional berkenan dengan mewabahnya covid-19, maka pendaftaran UTBK yang sedianya dimulai pada tanggal 30 Maret 2020, dan pelaksanaan UTBK yang sedianya dimulai pada tanggal 20 April 2020 ditunda," ujar Prof Nasih.

Rektor Universitas Negri Surabaya (UNESA)  Prof Dr Nurhasan, M.Kes, manyatakan bahwa dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negri masih mempunyai waktu yang cukup, dan penundaan ini tidak akan mengganggu jadwal tahun ajaran baru dibangku perkuliahan.

"Prosesnyamasih lama, masih ada pengumuman SNMPTN terlebih dahulu, baru kemudian UTBK dan pembukaan SBMPTN serta terakhir penerimaan jalur mandiri "ungkap beliau.

Semoga wabah COVID 19 cepat hilang dari Indonesia sehingga tidak menghambat anak bangsa dalam melanjutkan menuntut ilmu, semoga ini bermanfaat. Dikutip dari jawapos.com.