Widget HTML Atas

Manajemen Dalam Menjamin Mutu Pendidikan Supaya Sukses

Menajemen Dalam Menjamin Mutu Pendidikan Supaya Sukses- Mari kita bahas tentang pengertian Manajemen Pendidikan, Definisi Mutu Pendidikan , Pengertian Pendidikan, dan cara menjalankan Manajemen Pendidikan agar sesuai rencana. baiklah mari kita bahas di bawah ini.

A. PENGERTIAN MANAJEMEN

Manajemen secara bahasa berasal dari bahasa Italia maneggiare yang mempunyai arti seni mengendalikan, manajemen juga bisa di artikan dengan mengatur. Seorang yang mengatur suatu organisasi atau lembaga disebut dengan maneger.

Menurut para ahli bahwa manajemen merupakan seni dalam menuntaskan pekerjaan atau seni dalam memimpin dan mencapai tujuan suatu lembaga atau organisasi.kalau kita tela'ah lebih dalam lagi bahwa manajemen mempunyai tiga inti pengertian yaitu :

1. Manajemen sebagai suatu peroses untuk mencapai  visi dan misi sebuah organisasi atau lembaga
2. Manejemen sebagai kolektivitas setiap orang yang melakukan manejemen.
3. Manejemen sebagai seni dan ilmu pengetahuan mengembangkan suatu tujuan.


Menajemen Dalam Menjamin Mutu Pendidikan

B. Definisi Mutu

Menurut beberapa ahli mengutarakan pendapatnya terkait arti kata Mutu yaitu:

1. Menurut Jiran (1993), mutu produk adalah kecocokan pelanggan yang memuaskan dalam menggunakan sebuah produk. Menurut Juran kecocokan pelanggan didasarkan pada lima hal yaitu : kekuatan, rasa, kehandalan,jaminan,sopan santun.

Sedangkan Crosby mengumukakan mutu adalah sesuatu yang diproduksi yang sesuai dengan yang disyaratkan atau distandarkan. Suatu produk memiliki mutu apabila sesuai dengan standar mutu yang telah ditentukan, dan mutu  melalui sebuah proses.

Kepuasan pelanggan sepenuhnya (full customer satisfication). Suat produk bisa dikatakan bermutu apabila pelanggan merasa puas dengan produk yang diberikan kepada konsumen. Feigenbaum (1986:7).

Dari beberapa pendapat para ahli diatas bahwa mutu dapat kita simpulkan sesuatu yang berkaitan dengan peroses untuk memberikan yang terbaik kepada para pelanggan atau pengguna peroduk yang diproduksinya.

C. Pengertian pendidikan

Kata pendidikan berasal dari kata dasar 'didik'  yang mendapatkan imbuhan 'pe' dana mendapat akhiran 'an' . Sehingga dapat kita artikan sebagai sebuah proses atau usaha dalam rangka menyiapkan peserta didik melalui kegiatan pengajaran, bimbingan atau latihan untuk terjun ke dalam kehidupan bermasyarakat nantinya.

Sedangkan didalam undang undang No.20 tahun 2003 menjelaskan bahwa pendidikan sebuah usaha dengan sadar yang terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mnembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, kecerdasan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak,Sera keterampilan yang butuhkan dirinya, masyarakat,bangsa dan negara.

D. Pengertian manajemen pendidikan.

Mungkin kata manajemen pendidikan sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Secara umum manajemen pendidikan suatu peroses perencanaan serta penyusunan sebuah program pendidikan dengan tujuan mendapat produk yang telah ditargetkan oleh suatu instansi pendidikan. Didalam sebuah manajemen pendidikan tidak akan lepas dengan beberapa hal diantaranya :

Planning( perencanaan)

Sebelum melakukan sebuah proses pendidikan maka seorang manajer pendidika harus merumuskan rencana sebuah program untuk mencapai tujuan yang sesuai dengan visi dan misi di instansi yang dipimpinnya.

Action ( pelaksanaan)

Setalah seorang manajer menentukan Rencana kerja untuk mewujudkan visi dan misi instansinya, maka tugas seorang menejer memerintahkan kepada semua staf pengajar untuk melakukan atau melaksanakan program kerja yang telah disusunnya.

Evaluasi

Ini adalah tahap dimana seorang manajer dibutuhkan ketegasan dalam mengambil sebuah keputusan, dimana manajer harus benar benar mengevaluasi hasil dari kegiatan yang dilaksanakannya selama waktu yang telah ditentukan. Misalnya diadakan rapat evaluasi KBM 3 bulanan, hal ini dilakukan untuk terwujudnya tujuan dari program kerja yang disusunnya.

Supervisi pendidik dan peserta didik

Untuk membentuk atau menciptakan sebuah mutu pendidikan yang sesuai dengan visi dan misinya, seorang manajer harus melakukan supervisi mutu tenaga pendidik apakah tenaga tersebut berkompeten atau tidak, sehingga target yang ditentukan bisa tercapai. Selain melakukan supervisi kepada tenaga pendidik seorang manajer harus melakukan supervisi kepada peserta didik apakah produk dari instansinya menghasilkan peserta didik yang berkompeten sesuai dengan yang diharapkan atau tidak.

Demikian sedikit ilmu yang bisa kami salurkan semoga bermanfaat, dan nantikan postingan selanjutnya tentang dunia pendidikan.

Demikian sedikit ilmu yang bisa kami salurkan semoga bermanfaat, dan nantikan postingan selanjutnya tentang dunia pendidikan.